loading…
Sinar Di tubuh manusia. FOTO/SCIENCE ALERT
Sebuah eksperimen luar biasa Di tikus dan daun Untuk dua spesies tumbuhan yang berbeda telah Menginformasikan bukti fisik langsung Untuk Trend Populer ‘biofoton’ yang menakutkan yang berhenti Pada kematian, Menunjukkan bahwa semua makhluk hidup – termasuk manusia – secara harfiah dapat bersinar Bersama Keadaan, sampai kita tidak lagi bersinar.
Temuan-temuan ini Bisa Jadi tampak agak aneh Di pandangan pertama. Sulit Sebagai tidak mengaitkan penyelidikan ilmiah tentang emisi elektromagnetik biologis Bersama klaim-klaim yang telah dibantah dan paranormal tentang aura danpelepasan energi Hingga Di organisme hidup.
Lebih Dar Iitu, Malahan secara teori,panjang gelombang cahaya tampakyang dipancarkan Bersama proses biologis seharusnya sangat redup Agar mudah tertutupi Bersama pancaran intens gelombang elektromagnetik Hingga lingkungan Di dan panas radiasi yang dihasilkan Bersama metabolisme kita, Agar sulit Sebagai melacaknya secara akurat Hingga seluruh tubuh.
Tetapi demikian, fisikawan Universitas Calgary, Vahid Salari dan timnya mengklaim telah Merasakan hal tersebut – emisi foton ultra lemah (UPE) yang dihasilkan Bersama beberapa hewan hidup yang sangat kontras Bersama tubuh mereka yang tidak hidup, serta Di sejumlah daun tanaman.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ilmuwan Klaim Sinar Untuk Tubuh Manusia Menghilang ketika Sudah Mati











