Bogor –
Mencari jodoh memang perlu usaha. Jennifer, seekor orangutan Bersama Taman Safari Indonesia (TSI), dijodohkan sampai Di Jepang!
TSI melakukan kerjasama Bersama Tobe Zoo Di Prefektur Ehime, Jepang. Lewat Inisiatif Cooperative Breeding, TSI mengirimkan Jennifer Untuk dijodohkan Bersama Hayato, seekor pejantan Di Tobe Zoo, Prefektur Ehime.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kisah perjodohan Jennifer diceritakan Bersama Gubernur Prefektur Ehime Tokihiro Nakamura Di Kegiatan press conference Bersama tema Dunia Cooperation for Orangutan Conservation TSI dan Tobe Zoo Ke Jumat (16/1/2026) Di Rainforest Restoran TSI. “Dia sangat imut, saya merasa seperti ayahnya,” kenang Nakamura.
Kedatangan Jennifer merupakan usaha panjang Di 3 tahun yang ia kerjakan langsung. Ia ingat betul bahwa mengurus perizinan Inisiatif Cooperative Breeding tidaklah mudah. Ia harus meminta izin langsung Di Kementerian Kehutanan dan BKSDA.
“Biasanya Untuk urusan kebun binatang saya tidak turun secara langsung tapi Untuk Jennifer saya turun langsung,” katanya.
Jennifer akhirnya tiba Di Tobe Zoo Ke 11 Desember 2025. Orangutan itu masih Di masa karantina mengingat saya ini Jepang Lagi Merasakan musim salju.
Nakamura berkata bahwa perjodohan Jennifer Bersama Hayato Akansegera dilakukan Ke musim panas. Kebun binatang yang dikelola Bersama pemerintah Lokasi Ehime itu mengatakan bahwa mereka merenovasi Markas gajah yang tidak terpakai Untuk menjodohkan Jennifer dan Hayato.
Persiapan telah dilakukan Sebelumnya Jennifer tiba Di Jepang. Bukan yang pertama, Tobe Zoo telah berhasil merawat dua orangutan Bersama tantangan Di negeri empat musim.
Di ini, Kelompok Ehime telah lama menunggu jodoh Hayato. Antusiasme Lebihterus terlihat ketika Jennifer tiba Di sana. Saking senangnya, Nakamura berencana Untuk membuatkan resepsi pernikahan Jennifer dan Hayato Di musim panas. Justru, sayembara Akansegera dilakukan ketika anak mereka lahir nanti.
“Kami tidak buru buru, kami menunggu waktu yang tepat Untuk mempertemukan Hayato Bersama Jennifer. Semoga mereka jodoh,” ungkapnya kepada wartawan Lewat penerjemah.
Founder TSI Jansen Manansang, mengatakan bahwa Jennifer memang lahir Di Indonesia, Tetapi ia pernah datang Di Jepang Untuk pameran. Di Di Itu, Hayato juga hasil Inisiatif breeding.
“Mudah-mudahan Jennifer dan Hayato bisa melahirkan anak yang baik dan membuat keluarga Di Ehime,” katanya.
Sebagai lembaga konservasi terbaik Indonesia, TSI telah lama melakukan Inisiatif breeding Untuk satwa-satwanya. Metode Ilmu Pengetahuan digunakan Untuk melestarikan satwa-satwa yang terancam punah atau endemik.
“Saya berharap kerjasama TSI Bersama Tobe Zoo Akansegera terus dilanjutkan. Bisa Jadi nanti ada koleksi Bersama Tobe Zoo yang bisa Di-breeding Di Indonesia. Kami sangat berharap kerjasama ini bisa dilaksanakan Bersama baik,” tutupnya.
(bnl/ddn)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Cari Jodoh Sampai Jepang, Orangutan Jennifer Dijodohkan Bersama Hayato











