Organisasi Kesejajaran Dunia (WHO) resmi mencabut status eliminasi atau “bebas campak” Untuk Inggris. Langkah ini diambil Sesudah Bangsa tersebut mencatatkan lonjakan Tindak Kejahatan Gangguan Menyebar yang sangat signifikan sepanjang tahun 2024.
Penurunan status ini menjadi peringatan serius Untuk otoritas Kesejajaran Inggris. Pasalnya, Mikroba yang Sebelumnya sempat berhasil dikendalikan ini kini kembali menyebar luas Di Ditengah Kelompok akibat rendahnya angka Imunisasi.
Berdasarkan laporan WHO, hilangnya status bebas campak ini dipicu Bersama transmisi Mikroba yang terus berkelanjutan. Sepanjang tahun 2024, Inggris mencatat Di 3.600 dugaan Tindak Kejahatan, melonjak tajam dibandingkan tahun-tahun Sebelumnya.
Para pakar Kesejajaran menekankan bahwa lonjakan ini terjadi Sebab cakupan Imunisasi nasional gagal mencapai ambang batas 95 persen. Angka tersebut adalah syarat mutlak Sebagai menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) guna memutus rantai penyebaran Mikroba. Pada ini, cakupan dosis kedua Imunisasi campak Di Inggris dilaporkan merosot hingga Di bawah 85 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ortu Ragu Imunisasi Campak
Kenaikan Tindak Kejahatan campak Di Inggris juga disebut sebagai dampak Bersama meningkatnya keraguan atau skeptisisme Kelompok Pada Keselamatan Imunisasi Sebelum masa Wabah Internasional COVID-19. Banyak orang tua yang kini ragu Sebagai membawa anak-anak mereka melengkapi dosis imunisasi rutin.
“Gangguan Menyebar dapat kembali Bersama sangat cepat ketika cakupan Imunisasi menurun. Eliminasi campak hanya Bisa Jadi terjadi jika semua anak Memperoleh dua dosis Imunisasi Sebelumnya mereka mulai bersekolah,” tegas Dr. Vanessa Saliba, konsultan epidemiolog Bersama UKHSA dikutip Bersama BBC.
Sebagai respons, Layanan Kesejajaran Nasional (NHS) kini mempercepat jadwal pemberian dosis kedua Imunisasi MMRV menjadi usia 18 bulan Untuk Memperbaiki cakupan. Petugas Kesejajaran juga dikerahkan Sebagai melakukan imunisasi langsung Hingga Rumah-Rumah warga dan memerangi hoaks Yang Berhubungan Bersama Keselamatan Imunisasi yang beredar luas Di media sosial.
Inggris pertama kali dinyatakan bebas campak Di 2017, Akan Tetapi status tersebut terus naik-turun Untuk beberapa tahun terakhir. Penarikan status Bersama WHO kali ini menjadi alarm keras bahwa Gangguan yang sebenarnya bisa dicegah Bersama Imunisasi ini masih menjadi ancaman nyata Untuk anak-anak Di Inggris.
Halaman 2 Bersama 2
(kna/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: WHO Cabut Status Bebas Campak Inggris usai Catat Lonjakan Ribuan Tindak Kejahatan











