Seorang pria yang selamat Di insiden longsoran salju justru Berjuang Didalam dampak medis yang tidak biasa Sesudah kejadian tersebut. Ia Merasakan kejang otot setiap kali mengerjakan teka-teki sudoku, Kesenangan yang semula rutin ia lakukan tanpa masalah.
Dikutip Di Live Science, peristiwa ini terjadi Ke November 2008 Pada pria tersebut Di Berpergian ski. Longsoran salju tiba-tiba menimpanya hingga ia pingsan dan terkubur Di bawah salju Pada Di 15 menit.
Situasi ini menyebabkan suplai oksigen Di tubuhnya terhambat, Agar jaringan tubuhnya Merasakan kekurangan oksigen atau hipoksia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahli neurologi Di Universitas Munich Jerman dr Berend Feddersen, menjelaskan bahwa temannya berhasil menemukan pria tersebut dan segera melakukan CPR Sebelumnya korban dilarikan Di Puskesmas.
Gangguan Gerak Usai Kekurangan Oksigen
Akibat tertimbun salju Di keadaan pingsan, aliran oksigen Di tubuhnya terganggu hingga memicu Situasi hipoksia. Hal ini berdampak Ke munculnya kejang otot Ke area kaki dan mulut Pada ia bergerak atau berkomunikasi. Sambil Dibagian lengan tetap stabil dan tidak Merasakan gangguan otot apa pun.
Tetapi, gangguan saraf akibat hipoksia tersebut belum sepenuhnya berhenti Ke fase awal Perawatan, ia dipindahkan Di fasilitas rehabilitasi. Di sanalah muncul Tanda yang jauh lebih aneh.
Pada mengisi waktu Didalam mengerjakan sudoku Kegiatan yang rutin ia lakukan, tiba-tiba tubuhnya Merasakan Merasakan sentakan otot secara berulang kali.
Menariknya, sentakan Ke ototnya terjadi hanya ketika ia mengerjakan teka-teki tersebut, dan langsung berhenti Pada ia berhenti bermain.
Epilepsi Fokal Pemicu Kejang
Skuat medis menduga pria ini Merasakan kejang klonik, Agar dilakukan pemeriksaan lanjutan. Hasil Elektroensefalogram (EEG) Menunjukkan pola kejang centroparietal kanan, menandakan kejang berasal Di area sentral dan parietal Di belahan otak kanan.
Pemeriksaan MRI tidak menemukan kelainan struktural. Tetapi MRI fungsional yang dilakukan Pada pria tersebut mengerjakan sudoku memperlihatkan aktivasi otak yang meluas, Didalam Kegiatan paling dominan Di korteks centroparietal. Pemeriksaan lanjutan juga menemukan berkurangnya serabut materi putih penghambat Di area tersebut.
Menurut para Praktisi Medis, berkurangnya serabut penghambat membuat Kegiatan saraf Menimbulkan Kekhawatiran hingga tiga kali lipat Di Area otak yang mengontrol lengan kiri. Hipoksia akibat tertimbun longsoran salju dinilai sebagai penyebab paling Bisa Jadi Di kerusakan ini.
Akibat Situasi tersebut, pria tersebut Merasakan epilepsi fokal tipe epilepsi refleks. Feddersen menjelaskan bahwa kejang dipicu Dari proses visual spasial Pada pasien membayangkan susunan angka tiga dimensi Di permainan sudoku.
Lalu ia diresepkan Terapi antiepilepsi yang berhasil mengendalikan kejangnya dan tercatat bebas kejang Pada lebih Di lima tahun hingga 2015.
Halaman 2 Di 2
Simak Video “Video Momen 12 Pria Di Spanyol Berdandan Seperti Stephen Hawking“
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Perkara Pidana Hukum Medis Aneh Tapi Nyata, Pria Kejang Tiap Kali Main Sudoku











