Jakarta –
Golden ratio selalu Disorot sebagai acuan Bagi membuat Minuman yang enak. Faktanya pakar Minuman justru tak menganggapnya sebagai hal penting.
Golden ratio kerap dijadikan patokan wajib Pada menyeduh Minuman. Banyak yang percaya, mengikuti rasio ini Berencana otomatis menghasilkan Minuman enak.
Akan Tetapi, seorang pakar Minuman justru menilai Sebagai Alternatif. Ada alasan mengapa golden ratio Disorot tak terlalu penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Bersama CNET, (28/1/2026), Pada menyeduh Minuman ada istilah “Golden Ratio”. Sebutan ini mengacu Di perbandingan (rasio) standar ideal Di Minuman dan air.
|
Banyak yang percaya menyeduh Minuman harus mengacu Di golden ratio. Foto: Getty Images/Sanlad
|
Sederhananya, rasio ini Menunjukkan berapa banyak air yang dibutuhkan Bagi setiap satuan berat Minuman yang digunakan. Sebagai arahannya, Specialty Coffee Association (SCA) merekomendasikan rasio Disekitar 15:1 hingga 20:1 Di air dan bubuk Minuman.
Banyak ahli dan barista profesional memilih rasio Disekitar 16:1. Perbandingan ini disebut-sebut memberi Kesejajaran hasil seduhan Minuman yang paling pas.
Menurut ahli Minuman Bersama Coffee Project New York, ada beberapa cara Bagi Merasakan golden ratio Pada menyeduh Minuman. Paling utama ialah pengukuran yang tepat.
Agar dibutuhkan timbangan yang presisi Bagi mengukur berat Minuman dan air yang dimasukkan secara berkala. Setelahnya Itu Standar biji Minuman juga penting diperhatikan. Lebih baik kualitasnya, maka Lebih enak Minuman yang dihasilkan.
Baca juga: Karyawan Meta Pamer Kantor Google, Netizen Iri gegara Mirip Kafe Mewah
Faktanya, pakar Minuman justru menyarankan Bagi bereksperimen sendiri. Foto: Getty Images/iStockphoto/hsyncoban |
Bagi seduhan Minuman manual, kehalusan tingkat gilingan Minuman juga berpengaruh Bagi hasil ekstraksi yang lebih stabil. Akan Tetapi, ada faktor lain yang justru menurut ahli Minuman harus diperhatikan lebih daripada rasio.
Golden ratio boleh dijadikan acuan, terutama Bagi pemula Di menyeduh kopinya sendiri. Akan Tetapi melakukan eksperimen Di cangkir Minuman juga tak ada salahnya.
Preferensi rasa sangat subjektif. Beberapa orang Bisa Jadi lebih suka Minuman lebih kuat Sambil yang lain lebih suka lebih ringan. Keputusan ini yang membuat brewer harus mengenali seleranya terlebih dahulu.
Jika suka Minuman yang ringan, gunakan rasio yang rendah atau pilih rasio tinggi Bagi Minuman yang lebih kuat. Di Itu penggunaan alat seperti french press, aeropress, hingga cold brew juga harus menjadi pertimbangan Di menentukan rasionya.
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Golden Ratio Jaminan Bikin Minuman Lebih Enak? Ini Kata Ahli












