loading…
Oracle menciptakan mimpi buruk Bagi para pekerja Ke dunia Ilmu Pengetahuan, yang ternyata tidak aman Didalam Pengurangan Tenaga Kerja. Foto: ist
Ke Di Pencapaian lonjakan laba bersih hingga 95 persen menjadi lebih Didalam USD6 miliar (Rp102 triliun) Ke kuartal terakhir, perusahaan besutan miliarder Larry Ellison ini secara kejam mengirimkan surat pemecatan (pink slips) kepada seperlima tenaga kerjanya.
Eksekusi itu terjadi tanpa ampun Ke 31 Maret 2026. Tepat pukul 6 pagi, puluhan ribu karyawan Merasakan surel singkat bernada dingin:
“Setelahnya Merencanakan kebutuhan Usaha Oracle Pada ini Didalam saksama, kami telah membuat keputusan Bagi menghapus peran Anda… hari ini adalah hari kerja terakhir Anda.”
Pemutusan Hubungan Kerja (Pengurangan Tenaga Kerja) massal yang memangkas hampir 19 persen Didalam total 162.000 karyawan Internasional Oracle ini merembet Hingga seluruh departemen krusial, mulai Didalam Oracle Health, Cloud, Sales, hingga NetSuite.
India menjadi salah satu kawasan paling parah terdampak, Didalam laporan hilangnya 12.000 posisi pekerjaan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Laba Meledak Rp102 Triliun, Oracle Malah Pengurangan Tenaga Kerja 30.000 Karyawan Lewat Email











