Seorang pria Hingga China menjadi sorotan Setelahnya dilaporkan ‘hidup kembali’ usai jantungnya berhenti berdetak Di 40 jam. Kisah ini disebut sebagai salah satu contoh keajaiban Di dunia medis modern.
Tindak Kejahatan tersebut diungkap Dari Ahli Kepuasan darurat Lu Xiao Didalam Second Affiliated Hospital of Zhejiang University School of Medicine Melewati media sosialnya.
Pria berusia 40 tahun itu awalnya Merasakan henti jantung. Meski telah dilakukan beberapa kali defibrilasi listrik, Skuat medis tidak menemukan adanya detak jantung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Kepuasan kritis, Ahli Kepuasan Lalu menggunakan Ilmu Pengetahuan Extracorporeal Membrane Oxygenation (ECMO) Bagi mempertahankan fungsi tubuh pasien.
ECMO merupakan mesin penunjang hidup yang berfungsi menggantikan kerja jantung dan paru-paru. Alat ini bekerja Didalam mengalirkan darah keluar tubuh, menambahkan oksigen, lalu mengembalikannya kembali.
Berkat alat tersebut, pasien berhasil bertahan meski jantungnya tidak berdetak Di hampir dua hari. Setelahnya beberapa waktu, detak jantung pasien akhirnya kembali. Ia Lalu tetap menjalani Penanganan Didalam ECMO Di Di 10 hari Sebelumnya kondisinya berangsur membaik.
Di waktu Di 20 hari, pasien dilaporkan hampir pulih sepenuhnya. Ia Malahan bisa berjalan keluar Didalam Puskesmas tanpa Merasakan efek Samping serius seperti stroke atau gangguan organ.
Disebut ‘Keajaiban Medis’
Ahli Kepuasan Lu Xiao menyebut Tindak Kejahatan ini sebagai hasil luar biasa Didalam kombinasi Ilmu Pengetahuan dan kerja keras Skuat medis.
“Pasien ini sangat beruntung. Setiap Prestasi Perawatan bergantung Di perkembangan medis, ketekunan tenaga Kesejajaran, dan juga faktor keberuntungan,” ujarnya, dikutip Didalam SCMP, Sabtu (1/5/2026).
Tindak Kejahatan ini pun memicu perbincangan hangat Hingga media sosial. Banyak yang menyebut pria tersebut seperti ‘hidup kembali’ Setelahnya dinyatakan tanpa detak jantung Di waktu lama.
Meski menjadi penyelamat, penggunaan ECMO juga Memperoleh risiko tinggi. Ahli Kepuasan harus memastikan aliran darah tetap stabil Bagi mencegah pembekuan atau perdarahan yang bisa berakibat fatal.
Samping Itu, pasien harus dipantau secara intensif Dari tenaga medis berpengalaman Di penggunaan alat tersebut.
Halaman 2 Didalam 2
(naf/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kisah Pria ‘Hidup Kembali’ Setelahnya Jantungnya Berhenti Berdetak 40 Jam











