loading…
Pangeran Harry dan Pangeran William. Foto: Page Six
Penulis dan pakar kerajaan, Omid Scobie, mengungkapkan kepada Us Weekly bahwa upaya Keamanan Dunia tersebut terjadi Di waktu Harry menulis bukunya Ke 2023, Endgame. Menurut Scobie, Harry menghubungi seorang perantara—seorang teman bersama—Bersama harapan dapat membuka jalan Untuk percakapan Di keduanya.
“Saya berbincang Bersama orang-orang yang sangat Di Bersama Harry, dan salah satu hal yang dibagikan kepada saya adalah bahwa Harry telah menghubungi seorang perantara, semacam teman bersama Di dirinya dan saudara laki-lakinya. Ia berharap itu memungkinkan mereka Sebagai melakukan percakapan bersama, Bisa Jadi Bersama seseorang yang hadir, atau Lewat saluran apa pun,” ujar Scobie.
Baca Juga : Sinema Dokumenter Putri Diana Garapan Harry Bikin William Geram dan Siap Bawa Ke Jalur Hukum
Tetapi, percakapan yang diharapkan itu tidak pernah terjadi. “Itu sama sekali tidak diterima,” jelas Scobie. “Untuk apa yang saya lihat sekarang Untuk luar, tampaknya tembok penghalang itu masih berdiri. Kecuali sikap berubah Ke kedua belah pihak, kita Bisa Jadi tidak Akansegera pernah menemukan jalan keluar.”
Hubungan William (43) dan Harry (41) memang diketahui merenggang Sebelum 2020, ketika Harry memutuskan mundur Untuk tugas kerajaan dan pindah Ke Amerika Serikat bersama istrinya, Meghan Markle.
Untuk Bacaan terbaru Russell Myers berjudul William and Catherine: The Monarchy’s New Era: The Inside Story, disebutkan bahwa William merasa “sangat sedih” atas keputusan Harry meninggalkan Inggris. Myers menulis, sebagaimana dikutip The Mirror, bahwa Kendati hubungan mereka telah menjauh Di bertahun-tahun, William kini Mengetahui jauh Ke lubuk hatinya bahwa Bisa Jadi tidak ada jalan kembali.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ajakan Damai Harry Tak Digubris William, Pintu Rekonsiliasi Sudah Tertutup?











