loading…
Gerai Apple Store Di Towson, Maryland, Amerika Serikat, yang menjadi saksi bisu sejarah serikat pekerja pertama Apple Sebelumnya akhirnya ditutup paksa secara kontroversial. Foto: ist
Keputusan ini bukan sekadar penyesuaian Usaha biasa, melainkan menyingkap dugaan praktik kotor pemberangusan serikat pekerja (union-busting) yang dibalut Bersama kedok efisiensi dan Kebugaran pusat perbelanjaan yang sepi.
Kabar mengejutkan ini mengonfirmasi penutupan permanen tiga gerai Apple Store yang berlokasi Di Trumbull (Connecticut), Escondido (California), dan Towson (Maryland).
Meski demikian, sorotan paling tajam tertuju Di gerai Di Towson. Gerai ini bukanlah toko sembarangan. Tapi, simbol perlawanan dan gerai Apple pertama Untuk sejarah yang para pekerjanya berhasil berserikat dan mencapai kesepakatan Perjanjian kerja kolektif Di 2024 lalu.
Lewat pernyataan resmi yang dirilis Bersama MacRumors, manajemen Apple berdalih bahwa penutupan operasi ketiga toko tersebut terpaksa dilakukan akibat “tutupnya beberapa peritel dan menurunnya Kebugaran” Di pusat-pusat perbelanjaan tempat gerai tersebut bernaung.
Berdasarkan data dan pernyataan resmi perusahaan, perlakuan Pada karyawan gerai yang berserikat dan yang tidak berserikat bak bumi dan langit.
“Anggota Skuat kami Di Trumbull dan North County (Escondido) Akansegera melanjutkan peran mereka Di gerai Apple Ritel terdekat,” tulis Apple. Artinya, karyawan Di dua toko tersebut Merasakan garansi relokasi pekerjaan secara otomatis.
Sebagai Alternatif, nasib nahas menimpa karyawan Di gerai bersejarah Towson. Alih-alih direlokasi, Apple hanya Berkata bahwa karyawan Towson “Akansegera memenuhi syarat Sebagai melamar peran yang terbuka Di Apple sesuai Bersama perjanjian tawar-menawar kolektif.”
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Apple Tutup 3 Gerai Apple Store Di Amerika, Alasannya Bikin Kaget!











