Cara Aman Makan Menu Bersantan Di Lebaran agar Tak Picu Gangguan

loading…

Menkes Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan Kelompok agar bijak mengonsumsi Konsumsi bersantan Di perayaan Lebaran. Foto/Istimewa.

JAKARTA – Pejabat Tingginegara Kesejaganan Budi Gunadi Sadikin , mengingatkan Kelompok agar bijak mengonsumsi Konsumsi bersantan Di perayaan Lebaran. Pasalnya, kebiasaan “balas dendam” Sesudah berpuasa Di Ramadan kerap menjadi pemicu meningkatnya Peristiwa Pidana Gangguan usai hari raya.

Menurut Menkes, santan yang menjadi bahan utama Di hidangan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan lontong sayur mengandung lemak jenuh yang tinggi. Situasi ini Berencana Lebih berbahaya jika santan dipanaskan berulang kali, Lantaran dapat berdampak buruk Untuk Kesejaganan tubuh, terutama jika dikonsumsi secara terus-menerus.

Baca juga: Pesan Menkes Ke Pemudik Kendaraan Bermotor Roda Dua: Kalau Sudah 2-3 Jam Berhenti Dulu

Ia menyoroti kebiasaan Kelompok yang mengonsumsi Konsumsi bersantan hingga tiga hingga empat kali sehari Di libur Lebaran. Pola makan seperti ini, ditambah Didalam porsi berlebihan, menjadi salah satu alasan utama Puskesmas kerap Merasakan lonjakan pasien Sesudah hari raya.

“Hidangan Lebaran memang menggoda, tapi kalau dikonsumsi berlebihan bisa berdampak buruk. Jangan sampai niat merayakan hari Unggul malah berujung sakit,” ujarnya, dikutip Didalam Instagram @bgsadikin, Minggu (22/3/2026)

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Cara Aman Makan Menu Bersantan Di Lebaran agar Tak Picu Gangguan