Cerita Runner-Up MasterChef Indonesia Season 13, Rela Jauh Di Anak hingga Jatuh Bangun

loading…

Finalis MasterChef Indonesia Season 13, Bunga keluar menjadi runner-up Ke musim ini. Foto/Mei Sada.

JAKARTA – Finalis MasterChef Indonesia Season 13, Bunga keluar menjadi runner-up Ke musim ini. Meski belum membawa pulang gelar Mendominasi, Bunga mengaku bangga Ke perjalanannya hingga Putaran grand final yang diakui penuh Didalam tantangan, tekanan, dan pengorbanan besar.

Bunga menyebut perjuangannya Di mengikuti Kejuaraan memasak tersebut tidaklah mudah. Ia harus menjalani berbagai tantangan fisik dan mental, terlebih menahan rindu harus berpisah Didalam keluarga Di waktu yang lama.

“Perjuangan Ke MasterChef ini benar-benar luar biasa. Jatuh bangun, jauh Di keluarga, terus juga kita harus Merencanakan mental, fisik, dan skill memasak itu benar-benar harus Ke-push to the limit. Nggak boleh masak biasa-biasa saja,” ujar Bunga.

Baca juga: Stephanie Didalam Sebab Itu Mendominasi MasterChef Indonesia Season 13, Siap Kembangkan Karier Citarasa

Ia mengaku perjalanan Ke Kejuaraan ini juga menjadi Pengalaman Hidup yang tak terlupakan Di hidupnya. Soal tantangan tersulit Di Kejuaraan, Bunga mengakui marathon challenge adalah momen paling sulit.

“Yang paling memorable itu marathon. Waktunya sedikit tapi harus beronde-ronde, itu benar-benar me-pressure Lantaran kita harus mengombinasikan beberapa elemen Di satu dish,” jelasnya.

Kini Sesudah berakhirnya Kejuaraan tersebut, Bunga sudah menyiapkan Wacana terdekatnya Di melanjutkan karier. Ia mengaku ingin kembali fokus Ke keluarga dan Membuat Usaha Citarasa yang telah dirintis Ke Malang.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Cerita Runner-Up MasterChef Indonesia Season 13, Rela Jauh Di Anak hingga Jatuh Bangun