Gaduh Influencer Sebut Herba Bisa Obati TBC, Ahli Kebugaran Paru: Klaim Berbahaya!

Jakarta

Sebuah konten video yang menyebutkan tanaman herbal tertentu dapat mencegah dan mengobati Tuberkulosis (TBC) viral Di media sosial. Tak ayal, konten ini menuai pro dan kontra Di kalangan warganet.

Ahli Kebugaran spesialis paru, Prof Dr dr Erlina Burhan, MSc, SpP(K) mengatakan ini adalah konten yang keliru. Justru tak hanya salah, ini bisa menjadi informasi tak berdasar yang membahayakan.

“Sebagai Ahli Kebugaran spesialis paru yang setiap hari menangani pasien TB, saya merasa perlu meluruskan. Klaim seperti ini tidak hanya keliru, tapi berbahaya. Saya sudah melihat sendiri bagaimana pasien datang Di Situasi parah Lantaran Sebelumnya Itu memilih ‘alternatif’ yang tidak tepat,” tulis Prof Erlina Di X, dikutip atas izin yang bersangkutan, Minggu (15/3/2026).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Prof Erlina, sampai Pada ini satu-satunya cara yang terbukti secara ilmiah dan medis Untuk menyembuhkan TBC adalah Di Perawatan Anti Tuberkulosis atau OAT. Kombinasi Perawatan ini terdiri Di Isoniazid, Rifampicin, Pyrazinamide, dan Etambutol.

“Perawatan ini harus diminum rutin Pada minimal 6 bulan. Tidak boleh terputus, apalagi berhenti Di Di jalan. Di praktik saya, pasien yang sembuh adalah mereka yang disiplin minum Perawatan sampai tuntas,” katanya.



Mengapa Harus Kombinasi dan Jangka Panjang?

Prof Erlina mengatakan kuman penyebab TBC atau Mycobacterium tuberculosis Memiliki sifat yang unik, Agar diperlukan ‘pertarungan’ Di jangka waktu lama dan konsisten agar bisa Mendominasi.

“Ia tumbuh lambat dan bisa ‘tidur’ Di tubuh. Kombinasi Perawatan jangka panjang Berencana membunuh kuman Di fase aktif maupun fase tidur,” katanya.

“Perawatan TB tidak bisa disederhanakan Di ramuan herbal. Apalagi jika pasien sampai berhenti minum Perawatan dan beralih Di herbal. Di Penghayatan saya, pasien yang melakukan ini sering datang kembali Di Situasi lebih parah dan kuman yang sudah kebal Perawatan,” sambungnya.

Pada resisten Perawatan terjadi, maka kondisinya Berencana lebih sulit diobati. Dibutuhkan waktu 18-24 bulan Di Perawatan yang lebih banyak, efek Di lebih berat, serta biaya yang tak lagi murah.

“Lalu bagaimana Di Upaya Mencegah penularan? Herbal juga tidak bisa diandalkan,” katanya.

“Kuman TB menyebar lewat udara. Pada pasien batuk atau bersin, kuman bisa bertahan dan dihirup orang lain. Pencegahannya adalah etika batuk, pakai masker, jaga jarak, dan pola Kehidupan Sehat,” tutupnya.

Halaman 2 Di 2

(dpy/kna)




Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Gaduh Influencer Sebut Herba Bisa Obati TBC, Ahli Kebugaran Paru: Klaim Berbahaya!