loading…
The 17th IICD Corporate Governance Conference and Award 2026 Di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
“Kepercayaan pasar bertumpu Di kemampuan perusahaan menghasilkan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan, menyediakan informasi yang andal, serta mengelola risiko secara konsisten,” ujar Ketua IICD dan IIPG Rudiantara Di keterangannya, Rabu (14/10/2026).
Baca Juga: Di 2027, Data Ketahanan Emiten Dituntut Terhubung Bersama Laporan Keuangan
Pengakuan diberikan berdasarkan hasil asesmen menggunakan metodologi Organisasiregional Corporate Governance Scorecard (ACGS), yang mencakup 20 emiten berkapitalisasi pasar besar (BigCap) dan 15 emiten berkapitalisasi pasar menengah (MidCap). Di Di Itu, IICD Memperkenalkan daftar 50 emiten terbaik Di masing-masing kelompok sebagai bentuk apresiasi Di penerapan tata kelola perusahaan.
Di konferensi bertema Strengthening Market Confidence through Governance Excellence tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Saham, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi menyampaikan pidato Kunci. Peristiwa itu juga dihadiri Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik serta Wakil Pemimpin Negara RI periode 2009–2014 yang juga Ketua Dewan Penasihat IICD dan IIPG, Boediono.
Managing Director and Analytical Manager Sustainable Finance Operations S&P Internasional Ratings Bertrand Jabouley mengatakan investor menilai Standar governansi Lewat keandalan dan konsistensi keputusan perusahaan. Struktur kepemilikan, efektivitas dewan, pengelolaan risiko, pengendalian internal, dan transparansi pelaporan turut menjadi faktor yang memengaruhi penilaian tata kelola serta kelayakan kredit perusahaan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: IICD Dorong Emiten Perkuat Tata Kelola Tingkatkan Kepercayaan Investor











