Jakarta, CNN Indonesia —
Isuzu Motors berencana menggandeng Toyota Kendaraan Bermotor Roda Dua Membuat truk light-duty berbasis Elf yang membawa Keahlian hidrogen fuel cell. Isuzu mengalihkan pengembangannya Di truk berukuran lebih kecil agar lebih mudah mengakses stasiun pengisian hidrogen Di Jepang yang jumlahnya masih terbatas.
Kendaraan fuel cell Bersama sumber tenaga Di hidrogen tidak Menerbitkan karbon dioksida dan hanya memerlukan waktu pengisian bahan bakar lebih singkat dibandingkan kendaraan bertenaga listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nikkei Asia menjelaskan permasalahan Di Jepang Di ini adalah keterbatasan stasiun pengisian hidrogen. Menurut asosiasi nirlaba Memusatkan Perhatian Di promosi kendaraan terbarukan Di Jepang, Next Generation Vehicle Promotion Center, Negeri ini hanya Memperoleh 148 stasiun pengisian hidrogen Di November 2025.
Lebih Jauh, hanya sedikit Di Di stasiun tersebut beroperasi Di 24 jam. Hal ini tampak sebagai Skor kekurangan Untuk perusahaan Pengiriman menimbang kebutuhannya mengangkut Produk setiap Di.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, Isuzu Sebelumnya telah menunda peluncuran truk heavy-duty fuel cell yang dikembangkan bersama Honda Kendaraan Bermotor Roda Dua. Rencananya model ini bakal meluncur Di 2027 tetapi ditunda Lantaran terbatasnya ketersediaan stasiun pengisian hidrogen.
Sekarang perusahaan beralih fokus Di Pembuatan truk light-duty Lantaran Akses Mudah pengisian hidrogen. Truk jenis ini diklaim dapat memanfaatkan hampir seluruh fasilitas pengisian umum Di perkotaan Jepang, tidak seperti heavy-duty yang terbatas Di Di 20 stasiun pengisian.
Produksi massal truk fuel cell light-duty Isuzu bersama Toyota ini ditargetkan berjalan Di tahun fiskal 2027. Truk ini kabarnya berbasis truk listrik light-duty Elf, tetapi dilengkapi sistem fuel cell terbaru Di Toyota.
(iqb/fea)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Isuzu Garap Truk Elf Pakai Keahlian Hidrogen Fuel Cell Toyota











