Kumur-kumur Setelahnya Sikat Gigi, Benarkah Tidak Dianjurkan? Ini Kata Praktisi Medis Gigi

Jakarta

Sering memperhatikan adegan Serial Korea Pada para karakternya selesai menyikat gigi? Banyak Di mereka yang hanya meludahkan busanya, lalu menyeka mulut tanpa berkumur-kumur berkali-kali hingga bersih total.

Bandingkan Di kebiasaan kebanyakan Hingga Indonesia yang merasa “kurang afdal” kalau belum berkumur heboh sampai rongga mulut terasa benar-benar bersih dan bebas rasa rasa pasta gigi.

Lantas, mana cara yang sebenarnya paling tepat secara medis? Apakah busa sikat gigi harus dibasuh sampai hilang sama sekali, atau cukup diludahkan saja?


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Trend Populer ‘Spit Vs Rinse’

Menjawab rasa penasaran publik, praktisi Kesejaganan gigi, drg Kurnia Dwi Wulan, Menyediakan fakta medis Hingga balik kebiasaan yang kerap Disorot sepele ini. Menurutnya, kebiasaan berkumur terlalu kuat usai menyikat gigi justru Memangkas efektivitas Di pasta gigi itu sendiri.

“Biasanya orang Indonesia cenderung habis sikat gigi, Sebab ada bekas odol, Dari Sebab Itu ngerasanya kayaknya keset banget nih rongga mulutnya, kayak sabunan gitu. Dari Sebab Itu kumur-kumurnya tuh terlalu keras,” jelas drg Kurnia Pada ditemui Hingga Mayapada Dental Care (MDC), Jakarta Timur, Jumat (4/9/2026).

Padahal, Hingga Di pasta gigi terdapat kandungan penting yang berfungsi Menyediakan perlindungan ekstra Untuk lapisan gigi, yaitu fluoride. Menurutnya, berkumur terlalu kuat dapat Memangkas efektivitas fluoride Di melindungi lapisan gigi.

Jangan Biarkan Fluoride Terbuang Percuma

Kandungan fluoride Ke pasta gigi bekerja mirip Di topical fluoride yang biasa diberikan Praktisi Medis gigi Hingga klinik, hanya saja Di konsentrasi berbeda yang dinyatakan Di parts per million (ppm).

Ketika kita berkumur-kumur secara agresif, zat pelindung tersebut justru ikut terbilas air dan terbuang sia-sia Sebelumnya sempat menempel sempurna Hingga permukaan gigi.

Maka Itu, cara terbaik Setelahnya menyikat gigi adalah cukup meludahkan (spit) sisa busanya saja, bukan membilasnya hingga benar-benar bersih tanpa sisa.

“Kalau misalkan Hingga pasta gigi ini, memang tidak boleh tertelan. Tapi diharapkan adalah Ke Pada odol itu menempel Hingga lapisan permukaan gigi, kita jatuhnya tuh ngespit sih, Dari Sebab Itu kayak ngeceh gitu aja, tapi bukan yang kumur-kumur terlalu keras,” ucapnya.

Ia mengonfirmasi bahwa menyisakan sedikit lapisan fluoride Hingga mulut usai sikat gigi bukanlah mitos belaka, melainkan fakta medis yang disarankan.

“Dari Sebab Itu jangan sampai busa-busanya itu bener-bener bersih total gitu. Masih ada lah sisanya sedikit Untuk fluoridenya itu menempel Hingga Di rongga mulut. Dari Sebab Itu itu fakta ya, bukan hoaks,” lanjutnya.

Halaman 2 Di 2

Simak Video “Video: Tak Semua Gigi Harus Putih, Praktisi Medis Ungkap Risiko Pasta Gigi Abrasif
(aur/up)


Kumur Sehabis Gosok Gigi

3 Konten

Kebiasaan kumur-kumur Setelahnya gosok gigi rupanya memicu perdebatan Hingga media sosial. Di beberapa video viral, para idol K-pop seperti Haectan NCT sering terlihat tidak kumur Setelahnya gosok gigi, lalu banyak yang meyakini memang idealnya begitu.

Konten Lanjutnya

Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya


Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kumur-kumur Setelahnya Sikat Gigi, Benarkah Tidak Dianjurkan? Ini Kata Praktisi Medis Gigi

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login