loading…
Lukman sari bersama para pemin dan Skuat Layar Lebar Kuasa Gelap Di press screening dan press conference Layar Lebar Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Di Senin (28/9/2026). Foto: Mei Sada Sirait
Lukman mengatakan kemampuan mengucapkan doa berbahasa Latin tidak bisa didapat hanya Di menghafalkan deretan kata. Ia bersama Manajer lainnya harus memahami arti Di doa yang diucapkan agar pelafalannya tidak sekadar terdengar benar.
“Intinya tentu kita punya momen Untuk Pelatihan ya. Di yang awal Kuasa Gelap pertama pun kita sudah, Di Romo Rubini juga melatih kita Untuk berdoa Di bahasa Latin,” ujar Lukman Di press screening dan press conference Layar Lebar Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Di Senin (28/9/2026).
Menurutnya, bahasa Latin harus dipahami maknanya bukan sekadar dihafalkan. Sebab, para Manajer tidak hanya dituntut menghafal teks, tetapi juga harus bisa menghayati doa yang mereka ucapkan.
Baca Juga : Lukman Sardi Ingatkan Peran Orang Tua agar sang Anak Terhindar Di Myopia
“Ini bukan sekadar Untuk menghafal, tapi supaya benar-benar kita juga menjadi ini sebuah doa, tentu harus kita mengerti juga bahasa Latin itu artinya apa. Bukan sekadar pelafalan aja,” katanya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Lukman Sardi Belajar Doa Latin Di 3 Bulan Untuk Kuasa Gelap 2











