Jakarta –
Upaya penguatan layanan kanker nasional memasuki Putaran Mutakhir. MRCCC Siloam Semanggi Mengintroduksi Ilmu Pengetahuan radioterapi presisi pertama Hingga Asia Tenggara, hasil kolaborasi Indonesia dan Tiongkok bersama United Imaging Healthcare, integrated CT-linac. Kehadiran Ilmu Pengetahuan ini menandai kemajuan pesat Untuk penanganan kanker berbasis presisi Hingga Indonesia.
Ilmu Pengetahuan integrated CT-linac menggabungkan pencitraan CT diagnostik dan radioterapi presisi tinggi Untuk satu sistem terintegrasi. Bersama pencitraan real-time, terapi dapat disesuaikan Bersama Kemakmuran dan anatomi pasien secara individual Ke setiap sesinya, Supaya Meningkatkan akurasi sekaligus keselamatan Terapi.
Penguatan layanan kanker sendiri telah menjadi prioritas strategis Untuk transformasi sistem Kesejaganan nasional. Pemerintah Merangsang peningkatan Standar layanan kanker secara menyeluruh, mulai Untuk Upaya Mencegah, deteksi dini, hingga Terapi.
Untuk konteks tersebut, adopsi Ilmu Pengetahuan radioterapi presisi dinilai krusial Bagi Meningkatkan hasil Terapi dan perbaikan pasien kanker.
CEO Siloam International Hospitals Caroline Riady menyampaikan kolaborasi Bersama United Imaging mencerminkan upaya Siloam Untuk mendukung agenda nasional tersebut.
“Lewat adopsi Ilmu Pengetahuan radioterapi canggih, kami Berusaha Meningkatkan presisi terapi, keselamatan pasien, serta memperluas akses layanan kanker berkualitas tinggi Bagi Komunitas Hingga Indonesia dan Asia Tenggara,” ujar Caroline, Untuk keterangan tertulis, Selasa (10/2/2026).
Kolaborasi ini menjadi Lebihterus relevan Hingga Di meningkatnya beban kanker Hingga Indonesia. Data Internasional Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022 mencatat kanker payudara sebagai kanker terbanyak Hingga Indonesia Bersama 66.271 Tindak Kejahatan Mutakhir atau Di 16,2% Untuk seluruh Tindak Kejahatan kanker, disertai lebih Untuk 22 ribu kematian. Gangguan ini menyebabkan 22.598 kematian dan Memiliki prevalensi 209.748 Tindak Kejahatan Untuk periode lima tahun Hingga Antara perempuan Indonesia.
“Kanker merupakan tantangan Kesejaganan Internasional yang terus Menimbulkan Kekhawatiran dan membutuhkan kolaborasi, Perkembangan, serta komitmen jangka panjang. Lewat kemitraan kami Bersama MRCCC Siloam Semanggi, kami Berusaha Memperkenalkan Perkembangan medis mutakhir Untuk dampak klinis nyata, sekaligus Menunjukkan bagaimana kolaborasi Indonesia-Tiongkok yang didukung Dari Perkembangan dan Kelebihan klinis dapat memperluas akses layanan kanker berkualitas, memperkuat sistem Kesejaganan, dan berkontribusi Ke kemajuan Internasional berbasis onkologi yang presisi,” ujar President of International Business United Imaging Healthcare Group, Dr. Jusong Xia, Ph.D.
President of International Business United Imaging Healthcare Group, Dr Jusong Xia, PhD menilai kemitraan ini sebagai contoh konkret bagaimana kolaborasi lintas Bangsa dapat Menyediakan dampak klinis nyata.
“Perkembangan medis mutakhir harus diterjemahkan menjadi manfaat langsung Bagi pasien. Kolaborasi Indonesia & Tiongkok ini Menunjukkan bagaimana Ilmu Pengetahuan dan Kelebihan klinis dapat memperluas akses layanan kanker berkualitas,” ujarnya.
Radioterapi Presisi yang Lebih Cepat dan Personal
Berbeda Bersama radioterapi konvensional yang kerap membutuhkan alur kerja berlapis dan waktu persiapan hingga berminggu-minggu, integrated CT-linac menyederhanakan seluruh proses menjadi satu sesi. Tanpa perlu memindahkan posisi pasien, waktu yang diperlukan Untuk persiapan hingga penyinaran hanya Di 15-25 menit.
Ilmu Pengetahuan CT-based Adaptive Radiotherapy (ART) memungkinkan Wacana terapi disesuaikan Ke setiap sesi berdasarkan perubahan anatomi pasien. Pendekatan ini Meningkatkan ketepatan terapi sekaligus meminimalkan paparan radiasi Ke jaringan sehat Hingga sekitarnya.
Ahli Kemakmuran Spesialis Onkologi Radiasi MRCCC Siloam Semanggi, dr. Denny Handoyo Kirana, Sp.Onk.Rad (K), menjelaskan bahwa Ilmu Pengetahuan ini Berorientasi Ke pasien sebagai pusat Penanganan. “Setiap sesi terapi dapat disesuaikan secara individual. Hasilnya adalah terapi yang lebih aman, waktu tunggu lebih singkat, dan Pengalaman Hidup Penanganan yang lebih nyaman tanpa mengorbankan hasil klinis,” ujarnya.
Perkuat Posisi Indonesia sebagai Rujukan Hasil Terapi dan Perbaikan Kanker Regional
Executive Director MRCCC Siloam Semanggi dr Edy Gunawan, MARS, menambahkan penyediaan integrated CT-linac merupakan Pada Untuk visi jangka panjang MRCCC Bagi memperkuat layanan kanker hingga tingkat Asia Tenggara.
Sambil Itu, Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr. Edy Gunawan, MARS, Berkata bahwa MRCCC Siloam Semanggi berkomitmen Meningkatkan layanan kanker Hingga Indonesia hingga tingkat Asia Tenggara Lewat Penanganan onkologi berbasis presisi, empati, dan Perkembangan.
Kolaborasi Bersama United Imaging dinilai sebagai langkah strategis Bagi Memperkenalkan Penanganan kanker yang lebih personal, efisien, berpusat Ke pasien, serta memperkuat posisi MRCCC Siloam Semanggi sebagai pusat layanan berstandar Internasional.
“Penanganan kanker berbasis presisi, empati, dan Perkembangan menjadi fondasi kami Untuk Memperkenalkan layanan berstandar Internasional yang berpusat Ke pasien,” kata dr Eddy.
Peluncuran Integrated CT-linac ini menegaskan peran MRCCC Siloam Semanggi sebagai pusat rujukan kanker nasional dan regional, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia Untuk Pembaruan layanan onkologi presisi Hingga Asia Tenggara.
Indonesia berkolaborasi Bersama China Mengintroduksi layanan Integrated CT-LINAC. Ilmu Pengetahuan tersebut dihadirkan MRCCC Siloam Semanggi bersama United Imaging Healthcare menjadikannya Fasilitas Medis pertama Hingga Asia Tenggara yang mengoperasikan Ilmu Pengetahuan radioterapi presisi Untuk penyembuhan kanker.
“Ilmu Pengetahuan Integrated CT-LINAC Berorientasi Ke pasien sebagai pusat Untuk Penanganan kanker. Lewat pencitraan CT harian dan radioterapi adaptif, setiap sesi terapi dapat disesuaikan Bersama anatomi dan Kemakmuran pasien, Supaya Meningkatkan presisi sekaligus Mengurangi paparan radiasi yang tidak perlu Ke jaringan sehat,” jelas Spesialis Onkologi Radiasi MRCCC Siloam Semanggi dr Denny Handoyo Kirana, SpOnkRad (K).
“Bagi para pasien kanker khususnya Hingga Indonesia dan Asia Tenggara, Ilmu Pengetahuan ini Menyediakan terapi yang lebih aman, waktu tunggu yang lebih singkat, serta Pengalaman Hidup Penanganan yang lebih nyaman tanpa mengorbankan hasil klinis,” sambungnya.
Integrated CT-LINAC berbasis pencitraan real-time yang menuntut ketepatan Pendesainan terapi, pertimbangan klinis yang kuat, serta penyesuaian terapi sesuai Kemakmuran individual pasien.
Sebagai informasi, penguatan layanan kanker telah menjadi prioritas strategis Untuk transformasi sistem Kesejaganan nasional. Penerapan Ilmu Pengetahuan radioterapi presisi dinilai penting Bagi Meningkatkan Standar layanan tersebut.
Pemerintah secara konsisten Merangsang peningkatan layanan kanker Hingga semua tingkatan, mulai Untuk Upaya Mencegah hingga Terapi. Kehadiran Ilmu Pengetahuan radioterapi mutakhir seperti Integrated CT-LINAC berperan krusial Untuk Meningkatkan akurasi terapi, mempercepat proses Penanganan, serta menjamin keselamatan dan hasil Penanganan yang lebih optimal Bagi pasien kanker.
Integrated CT-LINAC: Radioterapi Presisi Tinggi yang Efisien
Integrated CT-LINAC menyederhanakan seluruh proses menjadi satu sesi tunggal. Sistem ini mengintegrasikan pencitraan CT diagnostik fan-beam dan radioterapi presisi tinggi Untuk satu Gadget Hingga satu ruang Penanganan.
Jika dibandingkan, radioterapi konvensional seringkali Memiliki alur kerja yang berlapis dan memakan waktu beberapa hari, Supaya dapat menunda dimulainya terapi hingga berminggu-minggu. Sebagai Gantinya, Integrated CT-LINAC tanpa perlu memindahkan posisi pasien, waktu Untuk persiapan hingga penyinaran hanya Di 15-25 menit.
Bersama menerapkan CT-based Adaptive Radiotherapy (ART), Wacana terapi dapat disesuaikan Ke setiap sesi berdasarkan perubahan anatomi pasien. Pendekatan ini tidak hanya Meningkatkan presisi terapi, tetapi juga meminimalkan paparan radiasi Ke jaringan sehat Hingga sekitarnya.
Pemberian Ilmu Pengetahuan kecerdasan buatan (AI) lebih mempercepat dan mempersonalisasi seluruh proses, mulai Untuk diagnosis dan Pendesainan hingga pemberian radiasi.
Pemanfaatan Integrated CT-LINAC ini diharapkan dapat Lebihterus memperkuat posisi MRCCC Siloam Semanggi sebagai pusat rujukan kanker nasional dan regional, sekaligus memperluas akses pasien Di terapi presisi tinggi.
Komitmen Untuk pemanfaatan Ilmu Pengetahuan AI ini diperkuat Lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Antara Siloam International Hospitals, United Imaging Healthcare, dan PT Multipolar Technology Tbk Bagi bekerja sama Untuk Pembaruan dan penerapan solusi AI Hingga bidang layanan Kesejaganan.
MoU ini ditandatangani Dari David Utama (President Director Siloam International Hospitals), Dr. Xinquan Zhou (Country General Manager, United Imaging Healthcare Indonesia), dan Harianto Gunawan (President Director PT Multipolar Technology Tbk).
Ke kolaborasi ini, Siloam International Hospitals Berencana menyiapkan Fasilitas Medis terpilih Bagi melakukan proyek percontohan serta evaluasi penggunaan AI. United Imaging Berencana menyediakan sistem pencitraan dan Ilmu Pengetahuan AI sesuai ruang lingkup kerja sama.
Sambil Itu PT Multipolar Technology Tbk Berencana mendukung integrasi sistem, penyesuaian lokal, penyesuaian data, dan implementasi. Kerja sama ini dilakukan Bagi menerapkan berbagai penggunaan AI Ke operasional Fasilitas Medis Hingga masa yang Berencana datang.
Mengusung tema ‘Advanced Precision, Seamless Care: Leading the Future of Radiotherapy for a Better Healing Journey’, Peristiwa peluncuran Integrated CT-LINAC dihadiri Dari berbagai pemangku kepentingan, yang menegaskan kuatnya sinergi Antara pemerintah, industri layanan Kesejaganan, dan mitra Ilmu Pengetahuan internasional.
Peristiwa ini dihadiri Dari Mochtar Riady (Founder and Chairman Lippo Organization), Caroline Riady (CEO Siloam International Hospitals), Wang Siping (Konselor Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok Hingga Indonesia), dr. Obrin Parulian, M.Kes (Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesejaganan RI), Dr. Steve TAN, Ph.D (General Manager & Co-CEO of United Imaging Healthcare), Dr. Jusong Xia, Ph.D (President of International Business, United Imaging Healthcare Group), serta dr. Edy Gunawan, MARS (Executive Director MRCCC Siloam Semanggi).
(adv/adv)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: MRCCC Siloam Operasikan CT-LINAC Pertama Hingga Asosiasinegara-Negaraasiatenggara, Apa Keunggulannya?











