Jakarta –
Singapura Memikat satu batch produk nanas kering seberat 400 gram. Otoritas setempat menemukan kandungan sulfur dioksida yang tak tercantum Di label kemasan.
Singapore Food Agency (SFA) sebagai otoritas pengawas Konsumsi Hingga Bangsa tersebut, memerintahkan importir, Tai Sun (Lim Kee) Food Industries Pte Ltd, Sebagai Memikat produknya Bersama peredaran. Produk ini Sebelumnya Itu banyak dijual Melewati penjualan langsung Hingga gudang pabrik milik importir.
Proses penarikan (Penarikan Kembali) Di ini masih berlangsung.
SFA menjelaskan, sulfur dioksida merupakan alergen yang bisa memicu reaksi Di orang sensitif Pada sulfite. Tanda yang muncul Di lain biduran, sakit perut, diare, hingga muntah.
Meski begitu, zat sulfite umumnya tidak membahayakan konsumen secara luas dan hanya berdampak Di mereka yang Memiliki intoleransi atau alergi Pada zat tersebut.
“Berdasarkan regulasi Ketahanan Pangan Hingga Singapura, produk Konsumsi yang mengandung bahan pemicu hipersensitivitas wajib dicantumkan Di label kemasan Sebagai melindungi konsumen yang Memiliki alergi,” demikian pernyataan SFA, dikutip Bersama CNA, Minggu (22/3/2026).
Konsumen yang sudah membeli produk terdampak dan Memiliki alergi Pada sulfite diimbau Sebagai tidak mengonsumsinya.
SFA juga menyarankan Komunitas yang telanjur mengonsumsi produk tersebut Sebagai segera mencari saran medis jika Merasakan gangguan Kesejaganan.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Singapura Tarik Nanas Kering, Ada Zat Alergen Rentan Picu Biduran-Diare











