loading…
Penasihat Khusus Pemimpin Negara Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejajaran Buruh, Said Iqbal membeberkan potensi gelombang Pemutusan Hubungan Kerja yang membayangi hampir 1.500 buruh Hingga industri garmen dan tekstil. Foto/Dok Ilustrasi
Pertama, PT Victoria Apparel yang berlokasi Hingga Kota Semarang. Perusahaan Pabrik berinvestasi asal Tiongkok ini diperkirakan Berpotensi Sebagai memutus hubungan kerja Di 800 karyawan. Di Pada Yang Sama PT Samwon Hingga Kabupaten Jepara yang disokong investor Korea Selatan dilaporkan berencana melakukan Pemutusan Hubungan Kerja atas 670 pekerja.
“Saya Terbaru saja Merasakan laporan Di pengurus Serikat Buruh Jawa Ditengah bahwa terdapat potensi Pemutusan Hubungan Kerja Hingga dua perusahaan garmen dan tekstil, yaitu PT Victoria Apparel Hingga Kota Semarang dan PT Samwon Hingga Jepara. Informasi ini masih bersifat awal dan Akansegera kami dalami Lebih Jelas Hingga lapangan,” kata Said Di keterangan resmi, yang dikutip Kamis (23/7/2026).
Baca Juga: Bankindonesia: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat Hingga Triwulan II 2026
Merespons temuan awal tersebut, Said Berkata bakal segera meneruskan laporan kepada Pejabat Tingginegara Sekretaris Bangsa Prasetyo Hadi yang menjabat sebagai Ketua Satgas Pemutusan Hubungan Kerja. Tembusan laporan juga Akansegera disampaikan kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat RI, yakni Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal, guna memperkuat koordinasi penanganan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: 1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena Pemutusan Hubungan Kerja, Said Iqbal Ungkap Lokasinya











