Jakarta –
Para penumpang pesawat Di Bandara Soekarno-Hatta Didalam tujuan Timur Ditengah Di Minggu (1/3/2026) harap-harap cemas. Penerbangan mereka terdampak eskalasi konflik Di Iran Didalam Israel dan sekutunya Amerika Serikat (AS) yang mengakibatkan ditutupnya Daerah udara Di sejumlah Negeri Di kawasan tersebut.
Dikutip Didalam CNNIndonesia, Di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta kemarin, sejumlah penumpang tampak mendatangi konter informasi maskapai Untuk memastikan jadwal keberangkatan mereka. Sebagian lainnya memilih bertahan Di area ruang tunggu keberangkatan, Malahan hingga beristirahat Di Bangku-Bangku terminal sambil menunggu kepastian.
Nur Iman, penumpang yang hendak terbang Di Kuwait Didalam transit Di Doha menggunakan Qatar Airways, mengaku tidak Merasakan informasi resmi Didalam maskapai mengenai pembatalan atau penundaan penerbangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Biasanya maskapai menelepon jika ada perubahan jadwal penerbangan. Tapi kali ini tidak ada informasi. Malahan tadi pagi kami masih bisa check-in Melewati penerbangan Garuda Indonesia Lantaran Garuda merupakan mitra Qatar,” ujar Nur.
Nur mengatakan masih menunggu kepastian Didalam maskapai Yang Terkait Didalam opsi penjadwalan ulang atau Keputusan lainnya.
Sambil Itu penumpang tujuan Doha, Qatar, Ashabul Yamin, mengatakan telah melakukan check-in Dari Sabtu (28/2) sore. Akan Tetapi, penerbangannya Merasakan penundaan berulang kali Sebelumnya akhirnya dibatalkan.
“Sempat beberapa kali delay. Awalnya dua jam, lalu ditunda lagi sampai menunggu jadwal penerbangan hari berikutnya, itu pun belum ada kepastian,” kata Yamin.
Sejumlah penerbangan Didalam dan Di Daerah Timur Ditengah dibatalkan menyusul meningkatnya ketegangan Di kawasan tersebut Setelahnya Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan Di Iran.
Ya, sejumlah maskapai penerbangan Foreign dilaporkan membatalkan penerbangan dan tidak mengoperasikan penerbangan Didalam dan Di semua kota Di Timur Ditengah Dari eskalasi konflik terjadi Di Iran-AS dan Israel.
Adapun maskapai yang telah membatalkan penerbangan atau tidak mengoperasionalkan penerbangan Di lain Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, Malaysia Airlines, Phillipine Airlines, Indigo Airlines, Srilanka Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines dan Scoot.
Maskapai Saudia Airlines masih melakukan pemantauan Di beberapa kota tujuan Di Timur Ditengah, Oman Air beroperasi seperti biasa, dan Ethiopian Airlines masih beroperasi seperti biasa Akan Tetapi tidak mengoperasikan penerbangan Di Amman (Jordania) dan Tel Aviv (Israel).
(fem/fem)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Penumpang Di Timur Ditengah Terjebak Di Bandara Soetta, Belum Ada Kepastian Terbang









