Tangerang, CNN Indonesia —
JIO Distribusi Indonesia (JDI) menargetkan BAIC T1 terjual sebanyak 1.000 unit hingga akhir 2026. Lewat Kendaraan Pribadi Elektrik pertamanya Ke Indonesia itu, perusahaan juga menargetkan pangsa pasar sebesar 16 persen Ke segmen hatchback listrik.
“Targerkami sampai Desember 2026 adalah mengirimkan 1.000 unit Hingga konsumen. Market share yang dibidik Di 16 persen Ke segmen hatchback,” kata Chief Operating Officer JDI Dhani Yahya Ke Tangerang, Kamis (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengejar penjualan T1, BAIC berharap kehadiran model listrik ini dapat mendongkrak Kemajuan Usaha perusahaan secara keseluruhan.
“Didalam hadirnya BAIC T1, kami berharap Kemajuan (penjualan) BAIC bisa lebih Di 20 persen hingga akhir 2026,” ujar Dhani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi mencapai target tersebut, Dhani fokus Ke Jabodetabek yang dinilai menjadi pusat permintaan kendaraan energi Mutakhir atau New Energy Vehicle (NEV) Indonesia.
Lantaran itu, perusahaan Akansegera memperkuat jaringan dealer Ke kawasan tersebut guna Merangsang penjualan T1.
Pada ini BAIC Memperoleh 16 dealer Ke Indonesia, Didalam enam Ke antaranya berlokasi Ke Jabodetabek. Hingga akhir 2026, perusahaan berencana menambah enam dealer Mutakhir Ke kawasan tersebut Supaya total jaringan Ke Jabodetabek menjadi 12 outlet.
Secara nasional, BAIC menargetkan Memperoleh 22 dealer Ke Indonesia hingga akhir tahun ini. Itu Akansegera menjadi Pada Di strategi memperkuat layanan penjualan dan purnajual.
“Mayoritas pasar kendaraan energi Mutakhir berada Ke Jabodetabek, lebih Di 60 persen. Lantaran itu, target kami harus didukung jaringan diler yang kuat Ke Area Jabodetabek,” tutup Dhani.
(mik/ryh/mik)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: BAIC Indonesia Pasang Target 1.000 Unit T1 Terjual hingga Akhir 2026











