Jakarta –
Dulu traveler membuat daftar kota yang ingin dikunjungi. Kini, sebagian orang justru membuat daftar kota yang ingin mereka datangi Sebagai mengikuti Hyrox.
Trend Populer yang dikenal sebagai race-cation itu berkembang pesat Di berbagai Bangsa. Peserta terbang Ke kota-kota Terbaru Sebagai berlomba, lalu melanjutkan perjalanan Bersama menjelajahi destinasi tersebut. Perlahan, Hyrox tak lagi sekadar ajang Kondisifisik, tetapi juga menjadi alasan orang bepergian.
Salah satunya adalah Alan Cheung. Ahli Kebugaran bedah ortopedi asal Singapura itu telah mengikuti sembilan lomba Hyrox, enam Di antaranya berlangsung Di luar negeri. Seoul, Sydney, Melbourne, Hong Kong, Taipei, hingga Bangkok sudah masuk Di daftar kota yang pernah dia datangi Sebagai berlomba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Alan, Hyrox menjadi cara Sebagai menggabungkan dua hal yang sama-sama disuakinya, yakni Latihan dan traveling.
“Saya suka bepergian dan suka Latihan. Hyrox memberi kesempatan Sebagai menggabungkan keduanya,” kata Cheung dikutip Di Channel News Asia, Sabtu (12/9/2026).
Perjalanan itu juga memberinya kesempatan Sebagai bertemu kembali Bersama teman dan keluarga yang tinggal Di berbagai Bangsa.
“Saya punya teman dan kerabat Di luar negeri yang juga suka Latihan. Kami bisa ikut lomba bersama dan itu menjadi cara yang unik Sebagai bertemu lagi,” kata dia.
Menariknya, Gaya itu tak hanya dilakukan Bersama individu. Banyak peserta yang mulai menjadikan Hyrox sebagai agenda liburan keluarga.
Pengalaman Hidup itu dirasakan Bersama Amelia Yeo Pada mengikuti Hyrox Incheon Di Korea Selatan. Debutnya Di ajang tersebut justru menjadi alasan keluarganya akhirnya Berpergian bersama Sesudah hampir delapan tahun.
Orang tua, saudara laki-laki, dan pasangan saudaranya ikut terbang Ke Korea Selatan Sebagai Menyediakan Pemberian Di hari perlombaan.
“Keluarga saya sebenarnya sudah berencana liburan bersama Dari tahun lalu, tapi belum menentukan tujuan. Ketika saya mendaftar Hyrox Incheon, rasanya destinasi liburan kami langsung ketemu,” kata Amelia.
Menurut Amelia, kehadiran keluarga membuat Pengalaman Hidup lomba yang menegangkan terasa jauh lebih bermakna. Pada kesulitan menemukan mereka Di Ditengah keramaian arena, dia masih bisa mendengar suara keluarganya yang terus memberi semangat Di pinggir lintasan.
Sesudah lomba selesai, perjalanan mereka berlanjut seperti liburan biasa Bersama berbelanja, berburu Masakan, dan menjelajahi Seoul bersama.
Trend Populer itu juga terlihat Di komunitas-komunitas Hyrox yang mulai bepergian Di rombongan besar. DOP Training Club Di Hong Kong, misalnya, membawa Di 90 anggota Ke Bangkok Sebagai mengikuti Hyrox sekaligus menikmati akhir pekan bersama.
Sesudah lomba selesai, mereka Melakukan makan malam bersama, Melakukan Kunjungan Ke pasar malam, hingga merayakan hasil Pelatihan berbulan-bulan yang akhirnya terbayar Di garis finis.
Untuk banyak peserta, satu kota biasanya tidak pernah cukup. Sesudah menaklukkan satu race, mereka mulai melirik kota berikutnya. Alan sudah merencanakan Hyrox Di Paris dan Swiss, Sambil Amelia kembali mendaftar Sebagai berlomba Di Seoul Di November mendatang.
Peserta asal Singapura, Angus Tan, melihat Trend Populer itu Lebih jelas Di tahun Ke tahun. Menurut dia, kini muncul Kearifan Lokal Dunia Terbaru Di kalangan peserta Hyrox, yaitu mengoleksi patch atau emblem Di berbagai kota tempat mereka berlomba.
“Ada Kearifan Lokal Dunia mengoleksi patch Hyroxdari berbagai kota. Orang-orang memasangnya Di Kantong seperti peta tempat-tempat yang pernah mereka datangi Sebagai berlomba,” kata Angus.
Menariknya lagi Hyrox Memiliki puncak Kegiatan, yakni Di Hyrox World Championships. Ajang itu mempertemukan Olahragawan elite dan peserta terbaik Di berbagai Bangsa yang lolos Melewati Tanpapemenang-Tanpapemenang Hyrox sepanjang musim.
Liga dunia itu digelar Di kota yang berbeda setiap tahun dan menjadi target utama banyak peserta Hyrox, layaknya World Marathon Majors WMM) Untuk pelari marathon. Di 2026, Hyrox World Championships berlangsung Di Stockholm, Swedia, dan diikuti ribuan Olahragawan Di berbagai belahan dunia.
Di Pada bersamaan pelari marathon tetap Bersama misi mengejar WMM, yang daftarnya makin panjang. Ya, WMM tidak lagi hanya digeber Di enam kota tapi bertambah panjang. Enam kota utama yakni Tokyo, Boston, London, Berlin, Chicago, New York, Sydney, ditambah Sydney dan Cape Town.
(fem/fem)
Femi Diah
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Di Seoul hingga Sydney, Kini Ada Gaya Mengoleksi Kota Lewat Hyrox











