Kulkas memang dapat diandalkan sebagai tempat menyimpan Konsumsi, tapi bukan berarti sepenuhnya aman. Hindari 3 Kegagalan berikut agar kulkas tidak Di Sebab Itu sumber Gangguan.
Banyak orang beranggapan Pada Konsumsi disimpan Ke Untuk kulkas, maka bahan tersebut Berencana tetap aman dan Bertahan lebih lama. Padahal, jika cara menyimpannya salah, kulkas justru bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Melansir Di mStar (4/3), Kegagalan menyimpan Konsumsi Ke Untuk kulkas dapat memicu kontaminasi silang dan Meningkatkan risiko keracunan Konsumsi Untuk penghuni Tempattinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi ini dibagikan Di Public Health Malaysia yang mengingatkan adanya beberapa kebiasaan sederhana yang sering dilakukan, tetapi Berpotensi Sebagai membahayakan Kesejajaran keluarga.
Berikut 3 Kegagalan yang paling sering terjadi Pada menggunakan kulkas.
1. Menyimpan daging mentah sembarangan
|
Menyimpan daging mentah sembarangan. Foto: Getty Images/iStockphoto/LukaTDB
|
Salah satu hal yang paling sering terjadi Ke kulkas Tempattinggal adalah menyimpan ayam, ikan, atau daging mentah hanya Di bungkus plastik tipis lalu meletakkannya Ke rak Pada atas kulkas. Pada es mencair, cairan Di daging mentah yang kemungkinan mengandung bakteri seperti Salmonella, dapat menetes perlahan Hingga rak Pada bawah.
Yang lebih mengkhawatirkan, tetesan ini bisa mengenai sayur, buah, atau Konsumsi lain yang tidak tertutup Di baik. Kebugaran tersebut disebut sebagai kontaminasi silang dan menjadi salah satu penyebab utama Tindak Kejahatan keracunan Konsumsi.
2. Menganggap semua jenis bakteri sama
Banyak orang mengetahui bahwa sebagian besar bakteri menjadi tidak aktif Ke suhu dingin. Akan Tetapi, Kebugaran ini tidak berlaku Untuk bakteri Listeria monocytogenes.
Bakteri tersebut tetap mampu berkembang Walaupun berada Ke Untuk suhu kulkas. Penyakit Menyebar Listeria dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk keguguran Ke ibu hamil serta Penyakit Menyebar Ke otak bayi. Bakteri ini biasanya terdapat Ke produk susu yang tidak dipasteurisasi, sosis, serta sayuran yang telah terkontaminasi.
3. Menyimpan terlalu banyak Konsumsi
Foto: iStock |
Kebiasaan lain yang sering dilakukan adalah memasukkan terlalu banyak Konsumsi hingga kulkas penuh. Ketika kulkas terlalu sesak, udara dingin tidak dapat bersirkulasi Di baik. Dampaknya, muncul beberapa area yang Memiliki suhu lebih hangat dibandingkan Pada lain.
Perbedaan suhu ini membuat bakteri kembali aktif dan berkembang lebih cepat. Dampaknya, Konsumsi bisa lebih cepat rusak Walaupun belum mencapai tanggal kedaluwarsa. Agar lebih aman, penataan Konsumsi Ke Untuk kulkas juga perlu diperhatikan.
Konsumsi siap santap seperti sisa lauk, kue, dan buah sebaiknya disimpan Ke rak paling atas. Sambil Itu, bahan mentah seperti ayam, ikan, dan daging sebaiknya ditempatkan Ke rak paling bawah dan disimpan Untuk wadah tertutup Diskusi agar tidak menetes Hingga Konsumsi lain.
Di penataan yang tepat dan kebiasaan penyimpanan yang benar, kulkas tidak hanya menjaga Konsumsi tetap segar, tetapi juga membantu melindungi Kesejajaran seluruh anggota keluarga.
Halaman 2 Di 2
Simak Video “Video: Kepala BGN Setop SPPG Ke Bogor Buntut Tindak Kejahatan Keracunan Massal MBG“
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kulkas Bisa Di Sebab Itu Sumber Gangguan, Ini 3 Kegagalan yang Harus Dihindari












