Jakarta –
Mie instan Mungkin Saja Dikatakan sebagai “musuh” Untuk orang yang Lagi menjalani Asupan Konsumsi. Kandungan kalori dan natriumnya yang cukup tinggi membuat banyak orang memilih menghindarinya.
Tetapi, benarkah Asupan Konsumsi berarti tidak boleh makan mie instan? Spesialis Gizi Klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengatakan orang yang Lagi Asupan Konsumsi masih boleh mengonsumsi Konsumsi ini.
Menurut dr Yaze, makan mie instan Di Asupan Konsumsi bukan berarti tidak boleh sama sekali, tetapi sebaiknya dikurangi. Misalnya, menjadi sebulan sekali.
“Karena Itu cuma kayak ngobatin kangen aja, bukan berarti beberapa Konsumsi Karena Itu kayak musuhan gitu. Karena Itu sebenarnya masih boleh,” tambahnya.
dr Yaze menyarankan Sebagai menambahkan protein seperti telur dan sayuran seperti sawi Hingga Di hidangan mie instan. Karena Itu, asupan yang dikonsumsi bukan hanya karbohidrat Di mie instan.
“Karena Itu kalau sesekali aman sih, nggak ada masalah,” katanya.
Ia menambahkan bahwa tidak ada Konsumsi yang benar-benar dilarang Di Asupan Konsumsi, kecuali jika seseorang Memperoleh alergi Pada Konsumsi tertentu. Konsumsi seperti itulah yang harus dihindari.
“Asupan Konsumsi itu kan bukan nggak makan ya. Asupan Konsumsi itu bukan nggak boleh makan. Tapi Asupan Konsumsi itu kayak kita mengatur pola makan,” kata dr Yaze.
“Karena Itu itu kalau bisa long term. Itu adalah pola yang kita pakai Sebagai seumur hidup. Bukan cuman kayak 6 bulan, 1 tahun doang. Tapi itu seumur hidup harus dipakai,” kata dr Yaze.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Lagi Asupan Konsumsi, Masih Boleh Makan Mie Instan? Begini Saran Praktisi Medis Gizi











