Otoritas Keadaan Inggris atau UK Health Security Agency (UKHSA) Menerbitkan peringatan darurat nasional menyusul wabah meningitis mematikan yang Menyapu Area Kent. Hingga Di ini, tercatat dua orang meninggal dunia dan total 20 Perkara Hukum Hukum konfirmasi serta suspek telah diidentifikasi hanya Di waktu kurang Di satu minggu.
Penyakit ini adalah kegawatdaruratan medis Bersama Tanda utama demam tinggi mendadak, kaku leher, dan sakit kepala berat.
Korban meninggal dunia dilaporkan merupakan seorang mahasiswa berusia 21 tahun Di University of Kent dan seorang siswi sekolah menengah (sixth former) Di Queen Elizabeth’s Grammar School Hingga Faversham.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ledakan Perkara Hukum Hukum yang Tidak Lazim
Diberitakan BBC, para pejabat Keadaan menggambarkan sifat wabah ini sebagai “meledak” dan belum pernah terjadi Sebelumnya Itu (unprecedented). Sebagai perbandingan, Di tahun 1980-an pernah terjadi wabah 65 Perkara Hukum Hukum Hingga Gloucestershire, Akan Tetapi jumlah tersebut tercatat Pada empat setengah tahun, bukan Di hitungan hari seperti yang terjadi Hingga Kent Di ini.
Kepala Eksekutif UKHSA, Susan Hopkins, menyebutkan adanya dugaan peristiwa super spreader (penyebaran super). Gangguan Menyebar ini diduga kuat berawal Di sebuah kelab malam Hingga Canterbury Di tanggal 5 hingga 7 Maret, Sebelumnya menyebar Hingga asrama-asrama mahasiswa.
Langkah Darurat dan Proteksi Massal
Menyambut Baik situasi kritis ini, pemerintah Inggris segera Memperkenalkan Inisiatif Proteksi massal yang menargetkan Di 5.000 mahasiswa Hingga University of Kent. Hingga Di Itu, Di 2.500 dosis antibiotik telah diberikan Hingga seluruh Area Kent sebagai langkah Upaya Mencegah dini.
Ahli Kemakmuran umum (GP) Hingga seluruh Inggris juga telah diinstruksikan Sebagai Memberi antibiotik kepada siapa pun yang Berkunjung Hingga kelab malam Yang Berhubungan Bersama Di awal Maret, serta mahasiswa yang Menunjukkan Tanda serupa flu.
Tanda yang Patut Diwaspadai
Salah satu pasien yang selamat, Tyra Skinner (20), awalnya hanya dikira Merasakan flu biasa Bersama orang tuanya.
“Dia mulai Merasakan mata merah, lalu Di hari Senin dia sangat sakit, lemas, dan tidak bertenaga,” ujar ibunya, Candice Skinner.
Tyra Di ini Di Situasi stabil Hingga Puskesmas Setelahnya Merasakan Penanganan intensif.
Meningitis adalah Gangguan Menyebar serius Di selaput otak dan saraf tulang Dibelakang. Mengingat sifat penyebarannya yang sangat cepat Hingga Kent, Kelompok diminta Sebagai segera mencari Dukungan medis jika Merasakan Tanda seperti sakit kepala hebat, demam, leher kaku, hingga munculnya ruam merah Di kulit.
Halaman 2 Di 2
(kna/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Ngeri! Inggris Hadapi Wabah Penyakit Otak, Picu 2 Meninggal-20 Suspek Perkara Hukum Hukum











