loading…
Ekonomi Dunia kembali berada Di ambang guncangan hebat. Pemerintah Amerika Serikat (AS) bersiap Mengadakan gelombang tarif Produk Impor Mutakhir yang Berencana menghantam 60 Negeri mitra dagang. Foto/Dok
Perwakilan Perdagangan AS (US Trade Envoy), Jamieson Greer mengonfirmasi, bahwa Washington Lagi mematangkan langkah Hukuman Politik perdagangan Mutakhir yang menyasar Negeri-Negeri yang dinilai gagal mengatasi praktik kerja paksa (forced labor).
“Kami Mengantisipasi Berencana ada tindakan nyata Untuk waktu Didekat,” ujar Greer seperti dikutip Didalam AFP Pada ditanya mengenai tenggat waktu tarif Mutakhir tersebut.
Skema Tarif Mutakhir 10% hingga 12,5%, Siapa Saja Targetnya?
Analis memproyeksikan bahwa tarif Mutakhir berbasis Permasalahan kerja paksa ini Berencana dipasang Di kisaran 10% hingga 12,5% Bagi menggantikan tarif Dunia Sambil yang kedaluwarsa minggu ini. Langkah agresif ini Berencana mencakup sebagian besar volume perdagangan luar negeri Amerika Serikat.
Baca Juga: AS Kembali Picu Konflik Bersenjata Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Uni Eropa langsung bereaksi keras dan Mengungkapkan bahwa penerapan tarif Didalam dalih kerja paksa tersebut “sama sekali tidak berdasar” dan berisiko memicu Konflik Bersenjata tarif balasan.
Konflik Bersenjata Dagang Trump: Didalam Kanada hingga Brazil
Pengumuman tarif kerja paksa ini menjadi Pada Didalam strategi proteksionisme masif yang diluncurkan Gedung Putih Untuk sepekan terakhir. Sektor Terapi-obatan generik menjadi salah satu bidikan, dimana Trump Memperkenalkan tarif sektor khusus sebesar 100% Bagi Produk Impor Terapi generik yang berlaku mulai Agustus 2028, dan Berencana naik menjadi 200% Ke 2029.
Tetapi Bagi memberi waktu Bagi industri Pharma Bagi memindahkan produksi (onshoring) Di Untuk negeri, tarif Terapi generik dipangkas menjadi 0% hingga Agustus 2026. Lalu ada Kanada yang terancam terkena tarif 50%, Pada Washington mengancam Berencana mengenakan tarif tersebut Ke produk Kendaraan Pribadi, alkohol, dan keju Kanada mulai bulan Di. Perdana Pembantu Presiden Tim Menteri Kanada Mark Carney menegaskan pihaknya Lagi Mengkaji “semua opsi” balasan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: 60 Negeri Karena Itu Sasaran Tarif Mutakhir Trump, Termasuk Sekutu Didekat AS!











