loading…
Kemajuan ekonomi China melambat menjadi 4,3% Ke kuartal II 2026. FOTO/AP
“Intensitas dan besarnya Kemajuan negatif kumulatif ini belum pernah terjadi Sebelumnya Itu. Bersama meningkatnya pengangguran, penurunan Penanaman Modal harus Merasakan perhatian penuh. Jika persoalan ini tidak diatasi, seluruh target ekonomi China Berencana Berjuang Bersama kesulitan,” kata Ekonom Tsinghua University sekaligus penasihat Pemerintah China, Li Daokui dikutip Di The Guardian, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup
Data yang dirilis Biro Statistik Nasional China Menunjukkan perlambatan ekonomi terjadi meski kinerja Penjualan Barang Di Luar Negeri masih tumbuh kuat. Sebelumnya Itu, otoritas bea cukai China melaporkan nilai Penjualan Barang Di Luar Negeri Ke Juni melonjak 27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencerminkan tingginya permintaan Di pasar luar negeri.
Kontras Di Penjualan Barang Di Luar Negeri yang Meresahkan dan Kemajuan ekonomi yang melambat Menunjukkan perekonomian China Lebih bergantung Ke sektor Penjualan Barang Di Luar Negeri, Sambil konsumsi Tempattinggal tangga dan Penanaman Modal domestik belum pulih sepenuhnya. Situasi tersebut menjadi tantangan Untuk Beijing Di menjaga Kesejajaran Kemajuan ekonomi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah Di 3 Tahun Terakhir











