loading…
Sebanyak 7 anak buah kapal (ABK) Warga Bangsa Indonesia (WNI) Hingga kapal MV Star Janet Merasakan kendala teknis Pada berada Hingga Perairan Zhuhai, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Foto: Dok Sindonews
Gangguan tersebut menyebabkan pemadaman listrik, keterbatasan pasokan Konsumsi, hingga terputusnya jalur komunikasi Bagi seluruh kru kapal.
Baca juga: PKB Kawal 9 ABK Telantar Hingga Amerika hingga Tiba Hingga Indonesia
Selain persoalan teknis, para ABK WNI juga dilaporkan Merasakan keterlambatan pembayaran gaji. Mereka Justru mengaku belum Merasakan upah Dari berangkat Di 16 Maret 2026.
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Heni Hamidah memastikan pemerintah Melewati KJRI Guangzhou terus Meninjau perkembangan Tindak Kejahatan 7 ABK WNI Hingga Kapal MV Star Janet.
“Kapal dimaksud dilaporkan Merasakan kerusakan generator yang berakibat Di pemadaman listrik, keterbatasan pasokan Konsumsi, serta terputusnya jalur komunikasi Bagi seluruh kru kapal,” ujar Heni, Selasa (11/8/2026).
Dari dilaporkan Merasakan kendala Di 10 Mei 2026, KJRI Guangzhou telah berkoordinasi secara intensif Didalam Maritime Safety Administration (MSA) Guangdong Bagi memperoleh informasi terkini Yang Berhubungan Didalam Situasi kapal dan seluruh kru Hingga dalamnya, terutama 7 ABK WNI.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kemlu Pantau 7 ABK WNI MV Star Janet yang Telantar Hingga Perairan China hingga Tak Digaji











