loading…
CEO ISDS Dwi Sasongko mengatakan Organisasiregional Memperoleh peran sentral Untuk menjaga stabilitas Ke Laut China Selatan.Foto/istimewa
Hal itu terungkap Untuk Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Maintaining Organisasiregional Centrality and Managing the South China Sea Dispute: Strategic Dilemmas, Institutional Limits, and Regional Solutions” yang diselenggarakan Di Indonesia Strategic and Defense Studies (ISDS) Ke Rabu (1/7/2026).
CEO ISDS Dwi Sasongko mengatakan, lanskap Hubungan Dunia kontemporer Menampilkan serangkaian tantangan struktural yang berat yang menguji batas-batas kohesi kelembagaannya. “Prinsip inti “Sentralitas Organisasiregional” atau Organisasiregional Centrality Lebih ditantang Di persaingan kekuatan besar dan gesekan sub-regional yang belum terselesaikan,” ujarnya.
Baca juga: Kapal Konflik Bersenjata Belanda dan China Terlibat Konfrontasi Ke Laut China Selatan
Klaim teritorial dan maritim yang tumpang tindih Ke LCS merupakan salah satu titik rawan Hubungan Dunia yang paling kompleks, sangat termiliterisasi, dan vital secara strategis Ke abad Di-21. Yang Berhubungan Di hal ini, ISDS Mendorong penegasan kembali posisi Organisasiregional sebagai kerangka kerja kelembagaan utama Sebagai mengelola Perlindungan regional dan memastikan bahwa kepentingan Hubungan Dunia eksternal tidak meminggirkan upaya Hubungan Luar Negeri regional.
“Kami Mendorong terobosan Untuk sikap hukum dan militer yang tidak produktif, dan Berorientasi Ke dialog diplomatik yang berkelanjutan dan berbasis konsensus Sebagai mengelola klaim maritim yang tumpang tindih,” ujarnya.
ISDS juga menekankan pentingnya mencegah eskalasi kinetik. ”Merancang dan menerapkan mekanisme pengurangan risiko praktis Sebagai menghindari konflik militer yang tidak disengaja yang Berencana mengganggu Perdagangan Global, merugikan ekonomi regional, dan merusak Kesejajaran regional,” ujarnya.
Lihat video: Hubungan Luar Negeri Di Sebab Itu Strategi Jaga Perbatasan Laut China Selatan Untuk Ketegangan
ISDS berpandangan, Negeri-Negeri Ke kawasan dapat memfokuskan sumber daya mereka Ke pembangunan ekonomi, pengurangan Jurang Kaya Miskin, dan peningkatan sumber daya manusia, daripada terseret Di Untuk perlombaan senjata regional yang mahal dan destabilisasi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Organisasiregional Diminta Jaga Sentralitas Ke Di Tarik-Memikat Kepentingan Laut China Selatan











