loading…
Sebuah pembangkit listrik berbahan bakar diesel Ke Ladang Energi Yarakta, milik Irkutsk Oil Company (INK), Ke Area Irkutsk, Rusia, 10 Maret 2019. FOTO/Reuters
Mengutip Anadolu Ajansi, Kementerian Keuangan Rusia menyebutkan pendapatan Dana Meresahkan 8,8% secara tahunan menjadi Di USD268 miliar Pada tujuh bulan pertama 2026. Ke Pada Yang Sama, belanja pemerintah naik 14,5% menjadi Di USD346,9 miliar Supaya defisit Dana mencapai 2,8% Bersama produk domestik bruto (PDB) Rusia.
Baca Juga: 4 Tahun Berperang, Bagaimana Kebugaran Sebenarnya Perekonomian Rusia?
Kementerian Keuangan Rusia menjelaskan pelebaran defisit terutama dipengaruhi percepatan belanja Ke sejumlah pos Dana. Kebugaran tersebut terjadi Lantaran sejumlah Perjanjian ditandatangani lebih awal dan pembayaran Ke muka Sebagai beberapa pengeluaran telah dilakukan.
Ke sisi penerimaan, pendapatan Rusia Ke luar sektor Energi dan gas Meresahkan 18,3% menjadi Di USD212,49 miliar Ke Januari-Juli 2026. Kenaikan tersebut menjadi penopang pendapatan Bangsa Ke Di penurunan penerimaan Bersama sektor energi.
Sebagai Gantinya, pendapatan Energi dan gas merosot 16,8% menjadi Di USD55,79 miliar Pada periode yang sama. Meski turun, Kementerian Keuangan Rusia Berkata penerimaan Bersama sektor Energi dan gas Pada tujuh bulan pertama masih berada Ke atas tingkat dasar yang ditetapkan Di Dana Bangsa.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Penerimaan Migas Seret, Defisit Dana Rusia Bengkak 32,3% Tembus Rp1.411 Triliun











