loading…
Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) ikut menyikapi tentang maraknya Wacana Unjuk Rasa berbagai elemen Di 27 Agustus 2026 mendatang. Foto/SIndoNews
Hal ini disampaikan langsung Bersama Ketua Umum PB PII, Kevin Prayoga, Untuk konferensi pers Hingga kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026). Kevin menilai, penyampaian aspirasi Kelompok hak asal tetap disampaikan secara tertib.
“PB PII mencermati Wacana Unjuk Rasa Aliansi Kelompok Pati Bersatu (AMPB) Hingga Dewan Perwakilan Rakyat Di 27 Agustus 2026. PB PII memahami bahwa munculnya berbagai aspirasi Kelompok merupakan sesuatu yang wajar Untuk kehidupan Sistem Pemerintahan,” katanya.
Baca juga: Muktamar VII KBPII, Muzani Bicara Pentingnya Menyusun Kandidat Pemimpin
“Akan Tetapi demikian, setiap bentuk mobilisasi publik perlu memastikan bahwa penyampaian aspirasi tidak berkembang menjadi ruang penyebaran provokasi, politik kebencian, disinformasi, agitasi, maupun narasi yang dapat mempertajam polarisasi sosial Hingga Ditengah Kelompok,” lanjutnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Tolak Unjuk Rasa Provokasi, PB PII Sebut Penyampaian Aspirasi Pada Untuk Sistem Pemerintahan











