loading…
Anggota Komisi II Lembaga Legis Latif RI Fraksi PDIP Giri Ramanda Kiemas Mengungkapkan berbagai kelemahan Untuk pelaksanaan Pencoblosan Suara Lokal langsung tidak bisa dijadikan alasan mengubah sistem pemilihan menjadi Melewati DPRD. Foto: Ilustrasi/Dok Sindonews
Menurut dia, kelemahan seperti tingginya biaya politik dan maraknya politik uang (money politic) harus diselesaikan Didalam memperbaiki regulasi, bukan Didalam merombak sistem Sistem Pemerintahan yang sudah ada.
Baca juga: Pencoblosan Suara Lokal lewat DPRD Uangnya Borongan, Pencoblosan Suara Lokal Langsung Itu Eceran
“Memang Pencoblosan Suara Lokal langsung ada kelemahan. Kelemahan ini harus kita perbaiki. Perkuat regulasinya, perkuat pengawasan agar Pencoblosan Suara Nasional yang kita harapkan jujur dan adil serta bersih bisa terjadi,” ujar Giri Ke Kompleks Dewan, Senayan, Jakarta, belum lama ini.
Argumentasi yang kerap digaungkan pihak-pihak yang ingin mengembalikan Pencoblosan Suara Lokal Melewati DPRD adalah tingginya biaya Pencoblosan Suara Nasional. Padahal, persoalan biaya tersebut bisa ditekan seminimal Mungkin Saja jika sistem pengawasannya diperkuat.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Tingginya Biaya Politik Tuntas Didalam Perbaikan Regulasi, Bukan Pencoblosan Suara Lokal Tak Langsung











