loading…
Mesin Otomatis Bebek yang Pintar Membaca Lingkungan. Foto/ NViDIA
Empat Mesin Otomatis bebek mungil secara tak terduga menjadi pusat perhatian Ke Kegiatan GTC Berlin ketika CEO NVIDIA, Jensen Huang, Mengintroduksi Microduck. Tidak seperti mesin industri yang besar, setiap Mesin Otomatis hanya setinggi Di 25 cm, beratnya kurang Bersama 1 kg, dan harganya USD399.
Ke atas panggung, mereka melakukan berbagai Protes seperti duduk, berdiri, dan berbaring sesuai perintah Bersama Jensen Huang. Pertunjukan tersebut Bersama cepat Menarik Perhatian perhatian, Sambil satu bebek Malahan membuat penonton tertawa Sebab lambat merespons instruksi.
Menurut TechCrunch, Microduck Merasakan lebih Bersama 20.000 pesanan awal tak lama Setelahnya dirilis. Tetapi, Ke balik penampilannya yang menggemaskan, produk ini bukan sekadar mainan Keahlian.
Ini adalah proyek kolaborasi Di Hugging Face dan Pollen Robotics, yang bertujuan Untuk menyediakan platform robotika terbuka Untuk siswa dan pengembang Untuk meneliti bagaimana mesin mempelajari Kemahiran motorik.
Nilai pentingnya terletak Ke proses pelatihan AI Ke balik Microduck. Alih-alih memprogram setiap gerakan sendi mekanis Sebelumnya, Regu pengembang menggunakan ekosistem NVIDIA Untuk membantu Mesin Otomatis belajar Lewat simulasi.
Ke lingkungan Isaac Sim, sistem dapat membuat berbagai skenario simulasi, mulai Bersama menjaga Kesejaganan hingga mengoordinasikan gerakan motorik.
Bersama memanfaatkan kemampuan komputasi awan, proses pengujian dan penyesuaian dipersingkat secara signifikan, memungkinkan AI Untuk mengumpulkan Penghayatan tanpa perlu melakukan pengujian Mesin Otomatis fisik secara penuh.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: NVIDIA Kenalkan Microduck, Mesin Otomatis Bebek yang Pintar Membaca Lingkungan











