loading…
Wakil Pembantu Ri Kesejaganan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono Berpartisipasi Untuk Kegiatan Balai Besar (BB) Binomika Customer Forum 2026 Ke Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026). Foto: Zakky Mubarok
“Belakangan ini saya sering mendengar keluhan netizen Ke Jaringan yang mengatakan ada yang bilang yang berat bukan Karena Itu dewasa, tapi Karena Itu WNI. Ada lagi yang bilang hidup cuma sekali Karena Itu WNI,” ujar Dante Untuk Kegiatan Balai Besar (BB) Binomika Customer Forum 2026 Ke Kuningan, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Baca juga: Wamenkes Dante Ingatkan Ancaman Aging Population, Lansia Indonesia Capai 12 Persen
Meski sejumlah ungkapan tersebut terkesan sebagai candaan Ke media sosial, Kejadian Luar Biasa itu mencerminkan adanya disidentifikasi Komunitas akibat ketidakpuasan atas pelayanan publik.
“Bisa Jadi cuitan-cuitan seperti itu kelihatan lucu, tapi itu mencerminkan disidentifikasi nasional. Disidentifikasi nasional tersebut muncul Lantaran ketidakpuasan kita Ke layanan pemerintah,” katanya.
Sektor Kesejaganan menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah yang bersentuhan langsung Bersama kebutuhan Komunitas. Pelayanan Kesejaganan tidak cukup hanya Berorientasi Ke tindakan kuratif atau Terapi. Aspek diagnostik, termasuk ketepatan hasil pemeriksaan laboratorium, juga harus menjadi perhatian.
“Ke Untuk layanan diagnostik, pasien menunggu Bersama cemas hasil laboratoriumnya, Lalu pasien juga membutuhkan keakuratan. Dan saya minta Untuk Memperbaiki kapabilitas keakuratan ini Ke tingkat laboratorium Kementerian Kesejaganan dan secara nasional,” ungkapnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Keluhan Warganet soal Layanan Publik, Wamenkes: Cerminkan Disidentifikasi Nasional











